Ulang Tahun Nabi Muhammad

Tak terasa, sekarang kita kembali memasuki bulan rabiul awal, salah satu bulan yang bersejarah bagi umat Islam, yakni bulan dimana tonggak sejarah baru bermula, menjadi titik awal lahirnya kehidupan yang berperadaban, setelah sebelumnnya umat manusia didominasi oleh pola hidup yang jahiliyah.
Terbitnya kehidupan yang berperadaban tersebut diawali tepatnya pada tanggal 12 rabiul awal, ketika Muhammad lahir ke dunia, lahir dalam keadaan keluarga yang sederhana dan ayah telah tiada. Namun ternyata nantinya ia menjadi orang besar, bahkan di dalam buku 100 tokoh yang paling berpengaruh sepanjang sejarah, karangan Michael Hart, penulis asal Amerika Serikat, Muhammad menduduki peringkat pertama sebagai orang yang paling berpengaruh di dunia, mengalahkan fisikawan Isaac Newton yang berada di peringkat ke dua, Yesus di peringkat ke tiga, dan Siddharta Budha Gautama di peringkat ke empat.
Ialah Muhammad, utusan Allah yang mendapat amanah untuk menyempurnakan akhlak yang mulia, yang mengeluarkan umat manusia dari keadaan kafir menjadi manusia yang berakhlak karimah. Berprestasi di segala bidang, mempunyai karier politik dan keagamaan yang luar biasa, rumah tangga yang rukun, memiliki istri,anak dan cucu yang shaleh/shalehah, panglima dalam peperangan yang tangguh, serta masih banyak lagi keunggulan lainnya. Semua tetap seimbang dan serasi, mengakibatkan Nabi Muhammad memiliki banyak pengikut, dan juga menjadi panutan mayoritas masyarakat dunia hingga saat ini.
Sebagai umat Nabi Muhammad SAW yang mencintai beliau, sudah sepantasnya kita memperingati dan merayakan mauled Nabi, atau bahasa sederhananya merayakan hari ulang tahunnya. Seperti ketika kita cinta kepada seseorang, ayah kepada anak misalnya, maka ulang tahunya dirayakan dengan berbagai macam cara, ada yang merayakannya dengan mengadakan pesta, syukuran, memberi kado, mentraktirnya makan, atau minimal sekedar memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada seseorang yang kita cintai tersebut.
Jika sikap kita kepada sesama manusia saja sebegitu spesialnya, maka hendaknya kepada Nabi Muhammad kita juga merayakannya dengan lebih spesial. Hal itu merupakan keniscayaan bagi orang-orang yang tahu terima kasih dan berbalas budi. Hari dan bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW hendaklah kita peringati sebagai titik awal bagi peningkatan pengabdian kepada Allah yang telah mengutus Nabi Muhammad untuk kita semua.

Allah berfirman :
“Katakanlah, jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Katakanlah, tatatilah Allah dan Rasul-Nya, jika kamu berpaling maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang kafir.” (QS. Al Imran : 31-32)
Kegiatan untuk memperingati mauled Nabi tersebut beraneka ragam, pada umumnya yang kita lakukan adalah mengadakan pengajian di masjid, diisi dengan ceramah agama oleh da’I yang sudah berpengalaman, memberi tausyiah tentang profil singkat Nabi Muhammad SAW dari lahir hingga wafatnya, keteladanannya, serta sejarah perjuangan beliau dalam menegakkan agama Islam, sehingga Islam dapat kita rasakan sampai saat ini.
Peringatan mauled nabi pun bisa kita lakukan secara individual, misalnya dengan bersedekah, bakti social, dan berbuat kebajikan dengan melahirkan rasa suska terhadap hari kelahiran Nabi Muhammad SAW seperti yang dilakukan oleh syaikh Umar bin Muhammad Al Mulla, salah seorang saleh yang ternama di kota Irbil.
Adapun ketika kita mengadakan peringatan mauled Nabi Muhammad SAW, kita harus menyadari bahwa peringatan Maulid Nabi adlah bagian dari ekspresi cinta kita kepada Rasulullah, untuk itu nilai ritual yang ada di dalamnya harus mencerminkan logika kecintaan kepada beliau.
Rasul bersabda :
“Diriwayatkan dari anas ra, dari Nabi SAW, bahwa beliau bersabda : Barang siapa mencintai sunahku maka sungguh ia telah mencintaiku, maka ia bersamaku di syurga”.
Adapun yang terpenting dari peringatan mauled nabi, bukanlah sekedar acara formalitasnya, tetapi yang terpenting adalah peringatan mauled nabi kita niatkan sebagai bukti syukur atas anugerah Allah yang telah menunjukkan jalan keselamatan untuk kita, melalui utusannya yakni Nabi Muhammad, juga hendaklah kita niatkan sebagai penghormatan kepada Nabi Muhammad, dengan tujuan agar lebih banyak lagi memperoleh suri tauladan dan kisah perjuangan beliau untuk kita terapkan dalam perjalanan hidup kita sehari-hari.
Semoga peringatan demi peringatan mauled Nabi yang diselenggarakan oleh kaum muslimin benar-benar merupakan ekspresi kecintaan terhadap beliau, dengan kesediaan penuh untuk mentaati dan mengikuti sunnauh-sunnah beliau. Sehingga kita akan mendapatkan syafaat dari beliau, dan pada akhirnya dapat membawa kita ke dalam syurga. Aamin ya Robbal ‘alamin.

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s